English French German Spain Italian Dutch Russian Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

TRANSLATION

Join The Community

Premium WordPress Themes

Senin, 30 Mei 2011

Penjajahan Ekonomi sosial






Salah satu factor masalah social yang terjadi di Indonesia yaitu factor ekonomi yang meliputi kemiskinan dan pengangguran. Langkanya lapangan pekerjaan dan masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran sebagai bukti ketidak mampuan pemerintah untuk mengentas kemiskinan serta semakin merajalelanya KKN. Sector sector usaha yang strategis hanya di kuasai oleh segelintir orang dan kelompok tertentu. Kesenjangan ekonomi social yang terjadi sudah sangat parah sebagai perbandingannya di Indonesia ada 150 orang kaya yang memiliki dan menguasai 650 triliun rupiah. Sementara sebagian besar rakyat(sekitar 50 juta jiwa lebih) hanya memiliki penghasilan pas pasan sekitar Rp.6000,- perharinya yang untuk makan sehari hari saja sudah sulit.

Berbagai bidang kesenjangan social yang terjadi antara lain seperti kesenjangan kepemilikan asset antar domestic dan asing.Meliputi berbagai sector yaitu sector MIGAS yang telah di kuasai pihak asing sebanyak 85% kemudian PERBANKAN, bahkan sector tekstil,retail,industry dan ketergantungan di bidang pangan seperti adanya pemerintah yang masih tetap saja mengimport beras,tepung terigu dari luar negeri ,sehingga dalam hal apapun Indonesia sudah tidak mandiri dan tergadaikan.
Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 yang mengatur tentang Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.Pasal ini telah di sahkan dengan Peraturan Presiden tahun 2007 tentang UU penanaman modal dan semuanya di kuasakan/di serahkan untuk pihak swasta/asing.Sehingga pasal 33 UUD 1945 beralih fungsi menjadi kemakmuran untuk pihak asing yang telah menguasai sector strategis 95% sedangkan yang 5% untuk negara, jika di amati telah terjadi liberalisasi di berbagai sector, sehingga banyak industry seperti sector tekstil, furniture dan pengolahan kayu yang gulung tikar. Asing telah menguasai 70% pasar tekstil.
Indonesia sebagai negara yang kaya raya memiliki potensi sumber daya alam tapi semuanya hanya di kuasai dan di nikmati asing,sedangkan pemerintah tampaknya lebih memihak kepada asing dan pesimis untuk mampu mensejahterakan rakyat dan rakyat berada di pihak yang tidak berdaya.
Indonesia belum merdeka sepenuhnya negara kita masih di jajah secara ekonomi oleh negara lain, sedangkan ekonomi merupakan tiang negara bagaimana jadinya apabila tiang suatu negara telah tumbang ?Indonesiaku tergadaikan.


COBA LIHAT PERKEMBANGAN PESAT DI INDONESIA SALAH SATUNYA DIBIDANG INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR. PERHATIKAN MOBIL-MOBIL DAN MOTOR / SEPEDA MOTOR ITU BERKEMBANG PESAT DI INDONESIA MULAI DARI KOTA MAUPUN PEDESAAN.<--------MEMANGBAGUS, KEREN, MODEREN, HEBAT-------> tapi macet di mana-mana
TIDAK SEIMBANG DENGAN PEMBANGUNAN JALAN, HANNYA MEMENTINGKAN PEMASUKAN DAN ANGGARAN PRIBADI DEMI USAHA PRIBADI/PERUSAHAANNYA DAN PENGUSAHA BESAR TAPI MENGESAMPINGKAN RAKYAT KECIL.
Salam hangat, salam Indonesia





Written by Ariewayq


0 comments:

Posting Komentar

http://ariewayq.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.